Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo ikut dalam mendukung startup lokal lainnya demi melakukan IPO (initial public offering). Samuel Abrijani Pangerapan selaku Direktur Jendral Aplikasi Informatika (APTIKA) menuturkan bahwa IPO bakal menjadi pilihan sumber pendanaan untuk startup yang memerlukan suntikan dana selain daripada sumbangan dari para investor. IPO memberlikan kesempatan untuk masyarakat turut serta pada bisnis startup secara langsung dan memberikan keuntungan lain lewat pembelian saham. Hanya saja, persoalan sekarang ini yakni belum adanya cara dalam penghitunhan startup dengan bisnis konvensional dinilai berbeda. Contohnya demi melantai bursa bisnis konvensional membutuhkan persyaratan tertentu seperti aset dan keuntungan yang diperoleh. Sedangkan startup sendiri masih belum memilikinya. Valuasi startup sendiri dapat dinilai dari teknologi, ataupun bisnis layanan aplikasi yang diterapkan oleh startup. Selain itu, pendiri atau pemimpin dari startup dapat menjadi nilai tersendiri yang diukur dari penilaian kreativitasnya. Maka dari itu, sudah waktunya para pemangku kepentingan merumuskan bagaimana memperhitungkan valuasi startup supaya mereka dapat melantai bursa. Contohnya saja dengan melihat kebijakan di negara lain ataupun mendiskusikan bersama ekonomi.
 
Keywords : kominfo,startup Indonesia,startup Indonesia 2017