Salah satu hal yang sangat harus dilakukan saat ingin menjual smartphone milik pribadi yaitu menghapus semua data yang ada di dalamnya. Kebanyakan cara yang dipilih yakni melakukan pengaturan ulang data pabrikan.

Metode ini merupakan pilihan sebab dinilai bisa menghilangkan semua data yang ada di perangkat. Tetapi tidak banyak yang tahu cara ini kenyataannya tidak sepenuhnya menghapus data yang ada pada perangkat. Data itu tidak bisa sungguh-sungguh hilang. Maka dari itu, bukan tidak mungkin, pihak lain masih bisa mengakses informasi dari data yang dihapus itu.

Lantas cara apa yang paling aman? Terdapat dua cara yang bisa dilakukan pengguna sebelum menjual perangkatnya, yaitu melakukan enkripsi serta menimpa data pada perangkat. Untuk enkripsi data, wajib melakukannya sebelum memilih factory data reset. Melalui cara ini, pihak lain memang masih bisa mengakses data yang terhapus, namun informasi yang ada di dalamnya akan diacak jadi tak bisa dilihat.

Kemudian cara kedua, bisa dengan memasukkan bermacam data sekunder. Artinya, usai data utama dihapus, masukkan lagi bermacam file lain demi memenuhi memori perangkat. Kemudian, perlu melakukan factory data reset sekali lagi. Kedepannya, pihak yang mau mengetahui isi perangkat Android tersebut hanya bisa mengakses informasi dari data sekunder dan bukan data utama milik pemilik.

 
Keywords : telefon. Gadget,android