Sebagian orang yang sukses sudah membangun kekayaan sampai tingkat tertinggi adalah seorang entrepreneur. Tak sedikit yang memulai usaha dari nol, sempat mengalami kejatuhan, sampai akhirnya menjadi pengusaha sukses dengan kekayaan luar biasa. Untuk mencapai kesuksesan pada kondisi merintis bisnis, sebaiknya hindari kesalahan yang dapat membuat usaha berhenti di tengah jalan. Simak beberapa deretan kesalahan berbisnis di bawah ini agar terhindar dari kegagalan, antara lain: Tidak Awas dengan persaingan Persaingan selalu saja ada. Jangan sampai lengah pada potensi para pesaing. Para pesaing potensian dengan bisnis yang dimiliki sangat pokok untuk dilihat dan dipelajari kekurangan dan kelebihannya. Jadi, berpegang di keunikan bisnis sendiri tak wajib membuat acuh dengan para pesaing yang ada di luar sana. Ingin kaya dengan cepat Menciptakan bisnis sendiri supaya menjadi orang kaya, sah saja. Tetapi yang perlu di ingat, tak ada kesuksesan yang terjadi hanya dalam semalam saja. Kisah orang sukses merupakan hasil dari proses panjang yang tak mudah, dimulai dari belasan hingga puluhan tahun. Tak ada kekayaan yang instan, maka dari itu persiapkan diri dari kesabaran dan ketekunan dalam membangun dan membesarkan bisnis. Tujuan bisnis terlalu dangkal Miliki tujuan yang lebih dalam dari sekadar memperoleh uang dari bisnis. Terdapat banyak hal yang lebih besar daripada uang. Banyak usaha yang berhasil sebab dimulai dengan visi yang luhur, contohnya untuk membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas untuk orang yang memerlukan, dan sebagainya. Mudah frustasi Mempunyai bisnis sendiri artinya wajib siap dalam menghadapi keadaan yang tak pasti. Berbeda ketika menjadi karyawan yang bekerja pada sebuah sistem yang telah jadi. Menjadi seorang pebisnis artinya wajib menciptakan sistem tersebut, merawat dan mengembangkannya supaya roda bisnis terus berjalan. Banyaknya rintangan dan tantangan dari seorang pebisnis harus pantang frustasi. Kualitas umum yang dipunya dari seorang entrepreneur sukses selalu bisa melihat tantangan sebagai peluang dalam melahirkan nilai tambah. Menjual terlalu murah Strategi harga murah tak selalu tepat, karena bergantung pada target pasar, jenis barang ataupun jasa yang dijual merupakan strategi marketing bisnis. Para pembeli akan tak keberatan untuk membayar lebih mahal asal kualitas barang dan layanan yang diperoleh sepadan.
 
Keywords : bisnis,belajar bisnis,startup