Uber tampaknya mengubah panduan memakai layanan ride sharing miliknya untuk mitra driver dan penumpangnya. Salah satunya yakni larangan anak usia dibawah 17 tahun untuk memakai layanan Uber.

Dian Safitri selaku Head of Communication Uber Indonesia mengungkapkan bahwa untuk mempunyai akun Uber syaratnya harus berumur 18 tahun ke atas. Jadi anak harus memakai layanan Uber dengan didampingi oleh orang dewasa baik pengasuhnya terlebih lagi orang tuanya.

Karena Uber sudah mengubah kebijakannya tentang penumpang anak-anak, anjuran ini seharusnya bisa diterima oleh para pengguna. Karena banyak kasus penumpang anak-anak yang kehilangan dan ketinggalan barang bawaan sudah sangat sering terjadi.

Dian menyadari bahwa himbauan itu mungkin akan janggal diterima oleh para pengguna. Namun bagi pihak Uber, keselamatan dan keamanan penumpang jauh lebih penting. Panduan ini bukan hanya berlaku di Indonesia namun sejumlah negara di mana layanan Uber ada misalnya Filipina, Malaysia, Vietnam, Singapura, Hong Kong, Makau, Taiwan, Jepang, Bangladesh, dan Korea Selatan.

 
Keywords : uber,taksi uber,regulasi uber,regulasi anak kecil uber