Kabar terbaru datang dari pendiri antivirus  bernama John McAfee, yang melayangkan gugatan hukum pada perusahaan Intel. McAfee menuntut supaya ia dapat memakai namanya untuk proyek yang lain sesudah Intel mengakuisisi perusahaan miliknya.

Namun sayangnya, Hakim Distrik AS Paul Oetken di Manhattan menolak gugatan itu pada September tahun lalu. Kasus ini lalu terungkap setelah Intel melakukan gugatan balik pada McAfee di Rabu 5 Juli 2017 waktu setempat.

Menurut McAfee, ia menggugat Intel sebab perusahaan itu melarang dirinya untuk mengganti nama perusahaan barunya itu. McAfee diketahui mempunyai perusahaan lain dengan nama MGT Capital Investments dan berencana mengubahnya dengan nama John McAfee Global Technologies.

Reuters mengungkapkan bahwa Intel membalas gugatan dengan menuduh McAfee sudah melakukan pelanggaran merek dagang dan persaingan tak sehat dan meminta ganti rugi.

Kini keduanya dikabarkan sudah mempunyai jalan keluar untuk penyelesaian masalah. McAfee setuju untuk tak memakai namanya baik itu untuk frasa John McAfee Global Technologies yang berkaitan dengan layanan dan produk antivirus.

Meskipun demikian, McAfee masih mempunyai hak untuk memakai namanya dalam konteks lain misalnya promosi, periklanan, dan presentasi termasuk perannya di McAfee Associates yang ia jual ke Intel dengan harga USD 7,7 miliar di tahun 2010. Namun dari kabar yang beredar pihak Intel telah senang dengan kesepakan yang diajukan tersebut.

 
Keywords : intel,update intel,intel dilaporkan,kasus intel