Beberapa usaha besar Google dalam komputasi yakni mengembangkan kecerdasan buatan (AI) dan control suara yang lebih baik. Sejatinya, raksasa teknologi ini menerapkan upaya tersebut ke dalam setiap produk yang dimilikinya, mulai dari Search sampai Youtube.

Contoh besar dari usaha Google tersebut, yakni Google Assistant, asisten digital baru yang menetap di dalam speaker Google Home dan ponsel Android misalnya Google Pixel. Namun apabila manusia hidup di dunia komputasi melalui suara, lalu bagaimana Google dapat menghasilkan yang jika tidak ada mata pada layar yang melihat iklan?

Hal tersebut menjadi tema awal di Google dan seorang analis bertanya lagi ketika menerima pendapatan perusahaan pada Kamis waktu setempat. Tetapi singkatnya CEO Google Sundar Pichai belum mempunyai jawaban yang jelas.

Sebagai gantinya, ia berfokus untuk menyempurnakan control suara  dan Google Assitant sebelum menemukan cara yang baik untuk memonetisasi produk tersebut. Dia juga mengemukakan bahwa produk sukses dari sejarah Google dengan mengatakan bahwa pada awalnya perusahaan itu tak mempunyai jawaban atas monetisasi produk misalnya Youtube dan Search.

 
Keywords : ceo google,google,update google,google update