Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dirilis sampai saat ini, Intel pastinya  tetap berusaha untuk mempromosikan chip Cannon Lake buatannya yang diklaim lebih canggih serta lebih baik daripada milik Samsung ataupun TSMC.

Intel tepatnya mengatakan Cannon Lake berada satu generasi lebih jauh daripada chip dengan fabrikasi sama 10 nm yang dibuat oleh Samsung dan TSMC. Hal tersebut terjadi karena penggunaan ‘hyper scalling’ yang membuatnya dapat memiliki transistor dua kali lebih banyak dalam tempat yang sama.

Intel menyebut dengan ukuran chip yang sama, kepadatan transistornya akan lebih bagus, tepatnya akan memiliki transistor dua kali lebih banyak daripada chip milik Samsung. Dengan begitu, Intel dapat tetap melanjutkan perhitungan dari hukum Moore.

Cannon Lake dikatakan mampu menghasilkan performa 25% lebih tinggi dan efisiensi daya 45% lebih tinggi daripada prosesor generasi sebelumnya yaitu Kaby Lake.

Bisa dikatakan ini adalah klaim yang cukup ambisius untuk Intel, terutama setelah Samsung saat ini telah meluncurkan chip yang dibuat dengan fabrikasi 10 nm, seperti Snapdragon 835, yang akan menjadi otak dari hampir semua smartphone Android flagship pada tahun ini. Bukan hanya itu, Exynos 8895 milik Samsung pun dibuat berbasis fabrikasi 10 nm.

 
Keywords : intel,akuisisi intel,intel otomotif,teknologi intel