Usai diberikan tenggat waktu 2x24 jam oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, WhatsApp akhirnya tak jadi di blokir. Beberapa kata kunci dalam mencari konten GIF yang berlawanan dengan undang-undang dinyatakan sudah tak dapat lagi diakses.

Samuel Pangarapan sebagai Dirjen Aptika Kemenkominfo mengungkapkan bahwa sudah berkomunikasi dengan Tenor dimediasi WhatsApp. Untuk aplikasi pada Tenor yang terhubung dengan aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan kata kunci yang dilarang UU sekarang tidak dapat lagi bisa diakses.

Sebelumnya WhatsApp heboh dengan sejumlah konten porno dengan format GIF. Walau konten itu disediakan oleh para pihak ketiga yaitu Tenor, pemerintah tetap ikut meminta WhatsApp bertanggung jawab.

Usai masalah dengan WhatsApp, pemerintah juga membuka komunikasi dengan para penyedia layanan internet yang lainnya misalnya Twitter dan Google. Sama halnya dengan konten GIF pada Tenor, Google juga tampaknya masih mempunyai fitur pencarian konten yang masih belum disaring. Sedangkan untuk Twitter, kabarnya terdapat beberapa konten porno yang bebas berkeliaran.

 
Keywords : whatsapp diblikir,kominfo blokir wa