Evan Spiegel selaku CEO Snap mempublikasikan bahwa akan mendesain ulang aplikasinya yakni Snapchat. Spiegel mengungkapkan bahwa kritik lama terkait Snapchat yang susah digunakan. Pada usaha dalam mengubah presepsi itu, Spiegel menuturkan bahwa perusahaan sekarang ini tengah mengerjakan perancangan ulang aplikasi yang bakal membuatnya lebih mudah untuk digunakan.

Snap menyatakan bahwa desain ulang kemungkinannya bakal mengganggu bisnis dalam jangka pendek. Pasalnya mereka tak bisa memperkirakan bagaimana perilaku pengguna untuk menyesuaikan diri dengan desain yang terbaru nantinya.

Walau demikian, Spiegel melaporkan bahwa Snap telah bersedia mengambil risiko ini sebab potensi keuntungan untuk jangka panjangnya sangat baik. Rincian tentang desain ulang sampai sekarang masih misteri. Tetapi Spiegel memberikan petunjung bahwa tujuan dari desain ulang yakni demi meningkatkan kemudahan pengguna dalam menemukan konten.

Snap lalu berjanji bakal melakukan perbaikan pada akses streaming untuk Story, yang dipercaya bakal membantu pertumbuhan pada pasar negara berkembang dimana konektivitas nirkabel yang berkecepatan tinggi sudah biasa.

Rencana untuk merubah desain aplikasi hadir usai perusahaan memperlihatkan hasil pendapatan yang makin menurun sebesar 17% sampai menyentuh angka penjualan sekitar US$ 207,9 juta. Selain itu, Snapchat juga harus menerima kerugian yang makin besar menjadi US$ 443 juta dari sebelumnya Cuma US$ 124 juta.

 
Keywords : snapchat,berita snapchat,aplikasi chating