Instagram, Facebook, dan Twitter, hingga Youtube pastinya sudah bukan menjadi barang yang baru untuk masyarakat di era digital. Media sosial tak hanya sudah mengubah cara orang berkomunikasi namun cara hidup mereka.

Perkembangan teknologi sudah memungkinkan jarak menjadi semakin dekat saja, tetapi juga menjauhkan yang dekat. Memang, seharusnya diakui media sosial seperti sebilah pisau bermata dua, di satu sisi dapat memberikan keuntungan dan di sisi lain bisa membahayakan.

Sangat mudah dalam melihat manfaat dari media sosial, seperti promosi bisnis sampai menjadi lapak sendiri, menjalin hubungan baik lama maupun baru sampai menjadi platform untuk pendidikan modern yang tidak perlu bertemu langsung. Aplikasi nge-date juga menyediakan jodoh dengan berbagai algoritma untuk memudahkan dalam menemukan pasangan.

Walaupun demikian, apabila tak digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab, media sosial akan siap menikam dengan kejam. Tidak sedikit kasus penculikan sampai penipuan yang sudah dilaporkan pada pihak yang berwajib dengan bermula pada media sosial. Gangguan lain misalnya penyebaran berita hoax terbukti bisa memecah belah pihak masyarakat.

Pada saat orang dewasa umumnya telah lebih matang memakai media sosial, remaja dan anak-anak biasanya lebih mudah terpengaruh dengan hal-hal yang mereka lihat di media sosial.

Berdasarkan peneliatian yang dilakukan oleh Renfrew Foundation AS menemukan bahwa perempuan dengan usia kisaran 18-35 tahun mengedit foto mereka sebelum mengunggahnya ke media sosial. Hal itu dilakukan karena perempuan dengan rentan usia tersebut dipengaruhi oleh citra tubuh yang selama ini mereka lihat di platform online.

Sedangkan, penelitian yang dilakukan oleh UCLA tahun lalu, menemukan bahwa likes yang disediakan oleh hampir seluruh media sosial memengaruhi otak dan perilaku-perilaku remaja. Sirkuit otak yang sama dengan ketika memakan cokelat dan menang lotre ternyata bisa juga diaktifkan ketika remaja melihat sejumlah besar likes pada foto unggahan mereka sendiri  atau foto dari rekan-rekan di jaringan sosial.

 
Keywords : dampak sosial media,pengaruh sosial media,pengguna sosial media